ANGIN PEMBARUAN JDIH DI AWAL TAHUN

Bertempat di kota hujan Bogor, 12 Januari lalu, Biro Hukum Kementerian BUMN menyelenggarakan rapat dengan tema “Pembaruan Jaringan Dokumentasi dan Informasi (JDIH) Kementerian BUMN”. Rapat tersebut juga dihadiri keasdepan Data dan Teknologi Informasi Kementerian BUMN dan Bidang Otomatisasi Dokumentasi Hukum BPHN.

Bastian, Kepala Biro Hukum Kementerian BUMN menyatakan bahwa website JDIH Kementerian BUMN sudah berjalan hampir dua tahun, “Kita sudah melakukan inovasi, bukan hanya menghimpun dan mendokumentasikan peraturan perundangan terkait BUMN, tapi kita juga telah berusaha memberikan kesempatan untuk pejabat di BUMN dalam bentuk membuat fitur baru di website JDIH untuk mengevaluasi Peraturan Menteri BUMN yang mungkin tidak updated atau perlu disempurnakan,” begitu arahan Bastian membuka rapat tersebut. Fitur yang dimaksud Kepala Biro Hukum adalah PREPARE (Program Evaluasi Peraturan) BUMN.   

Wahyu Setyawan,  Kepala Bagian Peraturan Perundang-Undangan, lebih lanjut menyatakan bahwa PREPARE BUMN diperlukan untuk mengukur tingkat kinerja peraturan yang sedang berlaku sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien. “Selain itu, PREPARE akan membantu proses simplifikasi Peraturan Menteri BUMN agar mudah dipahami dan dilaksanakan serta selalu sejalan dengan kebijakan pengelolaan BUMN,” kata Wahyu Setyawan. Secara teknis, tambah Wahyu, pelaksanaan PREPARE BUMN dilakukan oleh suatu Tim Koordinasi Evaluasi yang akan dibentuk dengan melibatkan pihak-pihak terkait sesuai dengan bidang tugas masing-masing guna mendapatkan hasil evaluasi yang tajam, mendalam dan menyeluruh atas peraturan yang dievaluasi.

Kortini, Kepala Bidang Otomatisasi Dokumentasi Hukum BPHN menyambut baik kehadiran PREPARE BUMN sebagai tambahan fitur dalam website JDIH Kementerian BUMN. “Penambahan ini perlu dicatat sebagai suatu inovasi yang membuat JDIH Kementerian BUMN bukan hanya sebagai sarana penyampaian informasi hukum namun juga sarana komunikasi dengan stakeholders, jelas ini selangkah lebih maju dibanding Kementerian/Lembaga lain,” ujar Kortini. Menurutnya, output dari PREPARE BUMN ini pun selaras dengan arahan Presiden untuk menyederhanakan peraturan perundang-undangan.

Angin Pembaruan

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Setyawan juga melontarkan ide perlunya pembaruan website JDIH Kementerian BUMN. “Supaya lebih dinamis,” alasannya. Untuk itu Wahyu  mengusulkan  perlunya ditampilkan data statistik pengunjung di laman depan website JDIH dan memperbanyak konten berita hukum dengan melibatkan fungsi kehumasan atau hokum dari BUMN untuk berpartisipasi mengisi berita website JDIH Kementerian BUMN.

Andus Winarno, Asdep Bidang Data dan Teknologi Informasi Kementerian BUMN juga menilai positif perkembangan website JDIH Kementerian BUMN. “Kami mengapresiasi website JDIH ini, termasuk perkembangan dengan adanya fitur PREPARE BUMN tersebut,” ujarnya. Andus menyatakan bahwa keasdepannya akan selalu mendukung pembaruan-pembaruan yang dilakukan oleh Biro Hukum.

Angin pembaruan telah berhembus di awal tahun ini dari Bogor. Semoga menjadi tekad kuat untuk meningkatkan kinerja website JDIH Kementerian BUMN. Semoga! [Tim JDIH KemenBUMN]