MENUJU HOLDING BUMN PANGAN, RNI SIAPKAN LANGKAH MERGER

MENUJU HOLDING BUMN PANGAN, RNI SIAPKAN LANGKAH MERGER

Blog Single

Holding BUMN Pangan memasuki tahap penggabungan atau merger beberapa BUMN yaitu Perum Perikanan Indonesia dengan PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero) dengan
PT Pertani (Persero), dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dengan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero). PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (“RNI”) sebagai Induk Holding tengah menyiapkan sejumlah langkah persiapan merger secara menyeluruh mulai dari aspek regulasi, Sumber Daya Manusia (SDM), organisasi, sosialisasi, keuangan, operasional dan pengembangan IT, hingga aspek aset korporasi.
Selama persiapan, RNI melakukan pengembangan hilirisasi produk petani, salah satunya dengan merealisasikan program new product development beras premium Rania yang merupakan hasil kolaborasi RNI dengan PT Pertani (Persero).
Merger dilakukan untuk mendukung program pemerintah terkait percepatan pembenahan tata kelola pangan nasional. Dalam sektor pertanian, penggabungan PT Sang Hyang Seri (Persero) dengan
PT Pertani (Persero), diharapkan dapat dilakukan percepatan dan integrase untuk meningkatkan ketersediaan beras, jagung dan hortikultura, serta meningkatkan kualitas mutu produk melalui standarisasi mutu pangan, termasuk pengurangan rasio impor.
Penggabungan sektor perikanan yaitu Perum Perikanan Indonesia dengan PT Perikanan Nusantara (Persero), diharapkan dapat mendukung program pemerintah di sektor perikanan, khususnya dalam meningkatkan ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar internasional serta memberikan manfaat kepada ekosistem nelayan dan UMKM dengan meningkatkan hasil offtake nelayan, nilai tukar nelayan, menjaga ketersediaan dan aksesbilitas produk perikanan, meningkatkan kualitas mutu produk hingga pemberdayaan UMKM.
Di sektor logistik, penggabungan dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dengan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik pangan di Indonesia, mengurangi food loss pada rantai produsen, meningkatkan penetrasi bisnis trading dan logistik hingga peningkatan pada keterjangkauan pembelian produksi nelayan dan petani hingga ke daerah pelosok di Indonesia dengan mengutamakan mutu dan kualitas produk pangan.

Sumber:
https://bumn.go.id/media/news/menuju-holding-bumn-pangan-rni-siapkan-langkah-merger
https://www.rni.co.id/blog/pak-bumn-pangan